Mengenal Perbedaan HRD Generalist dan HRD Specialist

Mengenal Perbedaan HRD Generalist dan HRD Specialist

Selama ini banyak yang belum bahwa HRD ternyata dibagi menjadi dua jenis, yaitu HRD Generalist dan Specialist. Perbedaan HRD Generalist dan HRD Specialist harus Anda ketahui jika Anda tertarik untuk terjun di ranah HRD. Perbedaan HRD Generalist dan Specialist terletak pada beberapa aspek berikut ini.

Mudahnya, Ada Dua HRD: HRD Khusus dan HRD Umum

Kata HRD Generalist dan Specialist belum ada padanannya dalam bahasa Indonesia. Namun, jika disederhanakan, HRD Generalist adalah HRD Umum dan HRD Specialist adalah HRD Khusus. Hal ini dibedakan dari jumlah tugas yang Anda pegang. Hal ini juga berlaku pada ranah HRD.

HRD Specialist lebih punya cakupan khusus untuk menjadi target pekerjaannya. Sedangkan, HRD Generalist tugasnya berganti setiap harinya bergantung situasi dan kondisi.

Cara Kerja HRD Generalist

HRD Generalist adalah seseorang yang mampu melakukan dan menyelesaikan lebih dari satu fungsi Sumber Daya Manusia.

HRD Generalist harus melakukan dan menyelesaian semua fungsi HR yaitu mulai dari perekrutan (recruitment), pelatihan (training), administrasi personel, dan pengembangan yang terorganisir (Organizational Development).

Cara Kerja HRD Specialist

HRD Specialist adalah perseorangan yang mengkhusukan diri untuk melakukan dan mengerjakan satu fungsi tertentu saja dari Sumber Daya Manusia.

HRD Specialist biasanya menjalankan satu atau dua fungsi HR saja dan memiliki julukan tertentu seperti Recruitment Officer, Training Officer, Personel Administration, Legal Officer, Organizational Development, Sourcing Analyst atau Recruitment Analyst.

Mengapa HRD Generalist dan Specialist Dibutuhkan?

HRD generalist biasanya ditemukan pada perusahaan yang baru berkembang (startup) dan berada dalam skala kecil. HRD Generalist berfungsi untuk mengefektifkan fungsi perusahaan yang rata-rata mengarah ke level manajerial atau pengelolaan perusahaan. HRD Generalist memahami seluruh bidang meski tidak terlalu mendalam.

HRD Specialist dibutuhkan di perusahaan yang mempunyai skala karyawan yang telah mencapai jumlah ribuan. Selain itu, perusahaan yang telah maju dan well-established membutuhkan HR yang menjalankan fungsi spesifik untuk menangani banyak sekali individu dalam perusahaan.

Mana yang Cocok untuk Jenjang Karir Anda?

Untuk mengetahui HRD mana yang cocok untuk jenjang karir Anda, Anda perlu tahu spesialisasi Anda di mana.

Jika Anda bisa dan tangguh untuk menangani semua pekerjaan HRD secara umum, maka menjadi HRD Generalist cocok untuk Anda.

Namun, jika Anda ahli dalam satu aspek HRD saja, maka HRD Specialist adalah jenjang yang sesuai untuk Anda.

Untuk megetahui menjadi HRD mana yang sesuai dengan Anda, Anda harus bisa menjawab beberapa pertanyaan ini untuk tahu jenjang mana yang sesuai dengan keahlian Anda.

  • Apakah Anda termasuk yang membutuhkan keanekaragaman dalam bekerja? Jika iya, maka menjadi HRD Generalist adalah yang sesuai untuk Anda.
  • Sejauh mana Anda dapat menghadapi ketidakpastian? Menjadi HRD Generalist, Anda akan dihadapkan dengan banyak ketidakpastian setiap hari. Jika hal ini menganggu Anda dan merupakan hal yang tidak menyenangkan, maka menjadi HRD Specialist adalah solusinya.
  • Apakah Anda orang yang detail? Untuk posisi HRD Specialist, Anda dituntut untuk menjadi individu yang detail-oriented. Selain itu, Anda haruslah menjadi ahli dan paham akan luar dalam bidang yang Anda tekuni.
  • Anda yang mana, pengikut prosedur atau puny acara sendiri? HRD Specialist akan diserahi prosedur yang telah dibuat oleh perusahaan dalam melakukan tugas Anda. Sedangkan HRD Generalist hanya akan diberikan petunjuk umum dengan proses yang harus disusun dan dijalani sendiri.

Itulah perbedaan HRD Generalist dan HRD Specialist. Dengan mengetahui perbedaan kedua HRD di atas, Anda bisa menentukan bidang mana yang akan Anda jalani sebagai seseorang yang akan berkecimpung di ranah HRD.

Alasan Menjadi HRD Itu Menyenangkan

Banyak orang bertanya mengapa ada orang yang ingin bekerja di bidang Human Resource (HR)? Di samping banyaknya tugas yang harus dikerjakan, menjadi seorang praktisi HR ternyata bisa membuat seseorang terus merasa semangat bekerja dan terlibat lebih jauh dengan keberhasilan perusahaan.

Setidaknya ada 10 alasan menjadi HRD adalah hal menyenangkan untuk dilakukan:

  1. Banyak Hal yang Bisa Dilihat dan Dikerjakan

Selain banyaknya jenis tugas HRD, ada banyak hal menarik ketika Anda terjun dalam dunia HR. Salah satunya adalah menemui banyak orang (pelamar) dengan kepribadian dan budaya yang berbeda-beda. Anda bisa belajar hal-hal dan mengetahui informasi baru dari banyak sekali orang yang Anda temui.

  1. Tidak Ada Hari yang Membosankan

Karena ada banyak hal baru yang bisa Anda temui dan rasakan setiap harinya dalam pekerjaan Anda, maka tidak ada hari yang membosankan di dunia HR.

  1. Perkembangan yang Berkelanjutan

Semangat yang selalu dipegang erat oleh praktisi HR (dan praktisi lain tentunya) adalah perkembangan dan mengubah banyak hal menjadi lebih baik.

Hal itu termasuk perkembangan tim, proses perekrutan, perencanaan strategi, penggunaan teknologi terbaru HR dan sebagainya. Semua elemen tersebut selalu dinantikan untuk membawa perusahaan ke jenjang yang lebih tinggi.

  1. Selalu Terjadi Perubahan (Positif)

Profesi sebagai HRD tidak pernah statis karena berurusan dengan banyak SDM dan sistem atau program yang saling mempengaruhi satu sama lain. Di samping itu, Anda harus ingat bahwa manusia (dalam hal ini SDM) adalah makhluk hidup yang dinamis dan selalu mengalami perubahan.

  1. Bisa Menggunakan Teknologi HR Terbaru

Sebagai praktisi HR, Anda berkesempatan untuk menggunakan aplikasi HRD untuk mempermudah pekerjaan Anda. Selain membantu, penggunaan teknologi HR juga menarik untuk dilakukan karena Anda mempelajari sesuatu yang baru dan meninggalkan cara tradisional untuk mengelola karyawan.

  1. Mempelajari Hal Baru Terkait HR Setiap Hari

Masalah di kantor, tugas baru, perkenalan dan penyesuaian dengan setiap karyawan yang baru masuk dan sebagainya merupakan hal-hal yang setiap waktunya yang dialami oleh divisi HR.

Setiap praktisi atau tim HRD harus dan akan mempelajari kasus, sistem atau program baru setiap waktunya terkait dunia HR.

  1. Memberikan Timbal Balik Bagi Perusahaan

Walaupun tidak secara langsung memberikan timbal balik atau keuntungan bagi perusahaan seperti tim marketing, namun divisi HR merupakan salah satu aspek atau orang di balik layar suksesnya sebuah perusahaan.

Merekalah yang memastikan perusahaan memiliki karyawan terbaik yang bisa membantu perusahaan mencapai tujuan.

  1. Membantu Orang Lain

Divisi yang akan dicari ketika karyawan memiliki masalah (di bidang kepegawaian) adalah HRD. Di sinilah Anda bisa berperan untuk membantu setiap karyawan yang membutuhkan bantuan.

  1. Inovasi

Tidak seperti inovasi lain yang biasanya membuat sesuatu, inovasi di sini diartikan dengan berpikir out of the box. Ketika tim HRD dihadapkan dengan berbagai macam kepentingan perekrutan, pemegang saham, permasalahan antara pegawai dan sebagainya, mereka harus berpikir kreatif dan berinovasi untuk mendapatkan solusi terbaik.

  1. Masuk ke Dalam Dunia HR yang Lebih Besar

Tidak sedikit ada perkumpulan atau organisasi dan komunitas HR. Di sana, semua praktisi HR dapat bertemu dan berkumpul untuk saling berbagi cerita, pengalaman hingga mencari solusi akan masalah yang dihadapi masing-masing divisi HR perusahaan.

Untuk mempurmudah kerja HRD pastikan Anda menggunakan aplikasi HRDIS sepert talenta. Talenta adalah software HR dan payroll berbasis cloud yang memudahkan Anda dalam mengelola karyawan dan juga penggajian yang juga dilengkapi dengan absensi online berbasis GPS. Fitur absensi online yang disematkan bukan hanya berbasis GPS, tapi juga dilengkapi dengan fitur selfie.

Perusahaan dapat mengatur toleransi keterlambatan dan juga dapat diintegrasikan dengan absensi biometrik seperti absen sidik jari. Aplikasi absensi Talenta juga dapat melakukan time tracking dan penyesuaian secara otomatis dengan penggajian prorata.

Selain absensi online, Talenta juga disematkan dengan fitur shift scheduling untuk mengatur karyawan shift dengan mudah. Karyawan juga dapat mengunduh aplikasi Talenta melalui smartphone untuk kebutuhan Aplikasi absensi online dan juga pengajuan jadwal kerja,

Dalam hal pricing, Talenta memiliki dua pilihan kategori yaitu business dan enterprise untuk ukuran perusahaan yang lebih besar. Anda bisa mencoba Aplikasi Absensi Talenta secara gratis dengan mengunjungi websitenya.

Semoga bermanfaat untuk pengembangan karir Anda di masa mendatang.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.